Lapisan gel marmer buatan tahan noda — tetapi tidak sepenuhnya anti-noda. Berikut cara menangani noda:
Lapisan gel bersifat non-porous. Artinya, noda tetap berada di permukaan — tidak meresap seperti pada batu alam atau nat. Sebagian besar noda dapat dihilangkan hanya dengan kain lembut dan pembersih ringan.
Namun, lapisan gel dapat menjadi kusam akibat bahan kimia keras. Kuncinya adalah memilih pembersih yang sesuai dengan jenis noda tanpa merusak permukaan.
Kerak Sabun dan Bercak Air
Penumpukan harian dari sabun dan air sadah. Bersihkan dengan kain lembut setelah setiap penggunaan. Untuk penumpukan yang sudah mengeras, gunakan pembersih kamar mandi non-abrasif atau sabun cuci piring ringan. Semprotkan, diamkan selama 2–3 menit, bersihkan, lalu bilas.
Kopi, Teh, Anggur, Jus
Segera serap dengan kain bersih. Bersihkan menggunakan sabun cuci piring ringan dan air hangat. Jika bekas noda masih tersisa, buat pasta dari soda kue dan air. Gosok perlahan dengan kain lembut, lalu bilas hingga bersih.
Pewarna rambut
Ini merupakan noda paling umum di kamar mandi hotel. Segera bersihkan. Untuk pewarna kering, oleskan alkohol isopropil (diencerkan 50/50 dengan air) ke kain lembut, lalu tepuk-tepuk area bernoda. Bilas. Ulangi jika diperlukan. Jangan menggosok secara kasar.
Endapan Air Sadah
Endapan mineral putih dari air sadah. Semprotkan cuka putih yang diencerkan 50/50 dengan air. Diamkan selama 2–3 menit. Usap dengan kain lembut. Bilas hingga bersih. Untuk endapan membandel, gunakan pembersih kamar mandi non-abrasif yang mengandung asam sitrat.
Noda karat
Bintik kuning atau oranye akibat logam (pisau cukur, kaleng). Gunakan pembersih asam oksalat ringan (Bar Keepers Friend soft cleanser — BUKAN versi bubuk). Oleskan, diamkan selama 1 menit, usap, lalu bilas. Uji terlebih dahulu pada area yang tidak mencolok.
Tinta atau spidol
Gunakan alkohol isopropil pada kain lembut. Tepuk-tepuk — jangan digosok. Bilas. Untuk tinta membandel, penghapus cat kuku tanpa aseton dapat digunakan, tetapi uji dulu pada area tersembunyi.
| Menghindari | MENGAPA |
|---|---|
| Pemutih | Mengikis lapisan gel coat seiring waktu |
| Amonia | Mengurangi kilap |
| Bubuk abrasif | Menyebabkan goresan mikro |
| Spons kasar | Sama — menyebabkan goresan |
| Penghapus sihir | Ini adalah bahan penggosok mikro yang merusak permukaan akhir |
| Pembersih asam (HCl, fosfat) | Dapat mengikis jika dibiarkan terlalu lama |
Noda paling mudah adalah noda yang tidak pernah terjadi. Dalam lingkungan hotel:
Tidak. Lapisan gel tak berpori menahan sebagian besar zat penyebab noda umum. Uji ketahanan noda IAPMO memastikan kopi, anggur, pewarna rambut, dan semir sepatu tidak meninggalkan bekas permanen.
Tidak disarankan. Pemutih dapat membuat lapisan gel menjadi kusam seiring waktu. Gunakan alkohol isopropil atau pembersih kamar mandi ringan sebagai gantinya.
Sabun cuci piring ringan dan air. Atau pembersih kamar mandi non-abrasif apa pun. Hindari produk yang mengandung pemutih, amonia, atau partikel abrasif.
Cuka putih diencerkan 50/50 dengan air. Oleskan, diamkan sebentar (2–3 menit), bersihkan dengan kain, lalu bilas hingga bersih. Untuk endapan membandel, pembersih berbasis asam sitrat bekerja dengan baik.
Ya—dalam kebanyakan kasus. Ahli poles profesional dapat mengampelas ringan dan melapisi ulang area yang terkena. Perbaikan semacam ini jarang diperlukan, tetapi tersedia untuk noda membandel yang telah menembus lapisan gel.
Hak Cipta © Guangdong Wiselink Ltd. -- Kebijakan privasi